LEGIONNEWS.COM – Moch. Noer Alim Qalby Alimuddin, S.H., L.LM., atau yang akrab disapa Qalby,, adalah sosok muda yang penuh semangat, berwawasan luas, dan memiliki dedikasi tinggi terhadap dunia pendidikan dan kepemimpinan pemuda. Lahir di Ujung Pandang pada 21 Juli 1993, Qalby tumbuh dalam lingkungan keluarga yang menjunjung tinggi nilai pendidikan dan integritas.
Perjalanan pendidikannya dimulai di jenjang dasar hingga menengah di wilayah kelahirannya, sebelum kemudian melanjutkan studi ke Universitas Tarumanegara Jakarta dan meraih gelar Sarjana Hukum (S.H.). Semangat akademiknya tidak berhenti di situ. Qalby kemudian menempuh pendidikan lanjutan di Queen’s University Belfast, Inggris, dan berhasil memperoleh gelar Master of Laws (LL.M.), serta melanjutkan studi ke jenjang doktoral.
Di dunia akademik, Qalby dikenal sebagai seorang intelektual muda yang progresif. Sejak tahun 2020, ia menjadi dosen Program Studi Hukum Bisnis Universitas Mega Rezky (Unimerz) Makassar, tempat ia terus mengembangkan keilmuan dan kontribusi akademisnya. Selain itu, ia kini mengemban amanah sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Megarezky sebuah bukti komitmennya dalam memperkuat kualitas pendidikan dan layanan sosial di daerah.
Dalam perjalanan internasionalnya, Qalby aktif di berbagai organisasi pelajar dan profesional, seperti BIRO Hukum PPI UK,Perhimpunan Pelajar Indonesia Inggris Raya (PPI UK), dan Doctoral Epistemic of Indonesia UK. Keterlibatan ini tidak hanya memperluas jejaring globalnya, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan yang inklusif dan berperspektif global.
Lahir dari pasangan Dr. H. Alimuddin, S.H., M.H., M.Kn. dan Hj. Suryani, S.H., M.H., Qalby tumbuh menjadi pribadi yang disiplin dan visioner. Kemampuannya berkomunikasi dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris menjadikannya figur yang mampu berdialog di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan latar belakang akademis yang kuat dan pengalaman profesional yang matang, Qalby memiliki komitmen besar untuk memperkuat hubungan sosial, mendorong kolaborasi lintas sektor, serta menghadirkan generasi muda yang progresif. Ia meyakini bahwa melalui kerja keras, integritas, dan kolaborasi, KNPI Sulawesi Selatan dapat terus eksis sebagai agen perubahan dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah dan bangsa ke depan.

























