12 Warga Tewas Akibat Bentrok Antar Pendukung Cakada di Puncak Jaya

FOTO: Petugas keamanan melerai kedua kubu pendukung yang terlibat konflik di Puncak Jaya. (foto: JPG)
FOTO: Petugas keamanan melerai kedua kubu pendukung yang terlibat konflik di Puncak Jaya. (foto: JPG)

LEGIONNEWS.COM – Kepala Operasi Damai Cartenz Brigjen Faizal Ramadhani dalam keterangannya, Sabtu (5/4/2025) mengungkapkan terdapat 12 orang warga Puncak Jaya, Papua Pegunungan, tewas.

Tewasnya keduabelas warga itu akibat bentrokan antar pendukung calon kepala daerah (Cakada) pasangan calon nomor urut 1 Yuni Wonda-Mus Kogoya dengan pendukung paslon nomor urut 2 Miren Kogoya- Mendi Wonerengga saat Pilkada Puncak Jaya.

Dari bentrokan antar pendukung calon kepala daerah itu 653 orang lainnya dikabarkan luka-luka akibat terkena panah.

“Aksi saling serang antarpendukung pasangan calon kepala daerah di Puncak Jaya menyebabkan sedikitnya 12 orang meninggal dunia,” kata Faizal Ramadhani, Sabtu (5/4).

Advertisement

Ia mengatakan bentrok antarpendukung terjadi sejak terjadi sejak 27 November 2024 hingga 4 April 2025.

“Rinciannya 423 orang merupakan pendukung Paslon 01, sedangkan 230 lainnya dari kubu Paslon 02,” katanya.

Selain menyebabkan korban luka dan korban jiwa, bentrokan juga menyebabkan kerusakan pada gedung. Hal ini memicu kerugian material dengan nilai cukup besar.

“Sebanyak 201 bangunan terbakar, terdiri dari 196 unit rumah warga, satu bangunan sekolah SD Pruleme Belakang Toba Jaya, satu kantor balai kampung Trikora, satu kantor distrik Irimuli, satu kantor Partai Gelora, serta satu kantor balai desa Pagaleme,” jelasnya.

Faizal menegaskan sejumlah korban meninggal terkena tembakan senjata api yang diduga dilakukan oleh KKB. Menurutnya, KKB memanfaatkan situasi politik di tengah pelaksanaan Pilkada.

“Ini menjadi perhatian serius kami, karena KKB sengaja memanfaatkan situasi konflik untuk melancarkan aksinya,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025, Kombes Yusuf Sutejo, mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban di tengah situasi politik yang memanas.

“Kami mengajak seluruh warga Puncak Jaya untuk bersama-sama menjaga kamtibmas demi menciptakan lingkungan yang damai dan harmonis. Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Yusuf. (*)

Advertisement